Pertumbuhan produksi industri mikro dan kecil desktop
Deskripsi
Pertumbuhan Industri Mikro, 2016 dan 2017
Pada 2017, produksi industri mikro dan kecil mengalami penurunan di empat provinsi. Yaitu, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Jawa Tengah yang mengalami penurunan terbanyak, yaitu minus 3,35 persen. Padahal, pada tahun sebelumnya Jawa Tengah mengalami kenaikan 2,6 persen. Persentase ini adalah perbandingan dengan angka pada 2010.
Jawa Tengah merupakan provinsi dengan jenis usaha mikro dan kecil (UMK) yang cukup tinggi. Menurut kepala BPS Jawa Tengah Margo Yowono, pada 2016 jumlah UMK di provinsi ini meningkat 13,6 persen dibanding tahun 2000 (3,65 juta usaha).
Pada 2016, Jateng memiliki 4,13 juta perusahaan (98,98 persen) usaha mikro kecil (UMK). Sementara sisanya sebanyak 42,48 ribu perusahaan (1,02 persen) adalah usaha menengah besar (UMB). (MN)