Perempuan yang bekerja lebih lama (>45 jam seminggu) lebih berisiko menderita diabetes, 1,56 kali lipat, dibandingkan mereka yang bekerja normal dengan lama 35-40 jam seminggu.
Sebaliknya, kaum laki-laki yang bekerja lebih lama justru berisiko terkena diabetes lebih rendah (0,7 kali lipat) dibandingkan yang lama kerjanya normal.
Riset ini dirilis oleh British Medical Journal Open Diabetes Research and Care ada 2 Juli 2018. Delapan peneliti dari Kanada dan Australia berkolaborasi menginvestigasi risiko diabetes terhadap 7.065 pekerja yang terdiri dari 3.563 orang laki-laki dan 3.502 lainnya perempuan. Mereka berusia 35 hingga 74 tahun. (AA)
Sumber
British Medical Journal Open Diabetes Research and Care