Jumlah total kasus suspek campak dan rubella yang dilaporkan antara tahun 2014 s.d. Juli 2018 tercatat sebanyak 57.056 kasus dimana terdapat 8964 positif campak dan 5.737 positif rubella.
Dalam 5 tahun terakhir, provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki angka suspek campak dan rubella tertinggi di Indonesia sebanyak 9.268 kasus. (DS)